Showing posts with label Adu Ayam Bangkok. Show all posts
Showing posts with label Adu Ayam Bangkok. Show all posts

Ciri Ayam Bangkok Aduan Menangan Zaman Prabu Brawijaya

Ayam Bangkok Aduan Menangan

Di zaman dahulu dalam adu ayam yang kuat menang untuk taruhan memiliki ciri fisik tersendiri. Adapun ciri-cirinya bisa anda lihat seperti ulasan dibawah ini.

Ciri Ayam Bangkok Aduan Menangan Zaman Prabu Brawijaya - dalam adu ayam, ayam yang kuat menang mempunyai karakter bagus dan mempunyai ciri fisik yang dianut sampai sekarang. Dalam kitab primbon jawa prihal mengadu ayam intinya menjelaskan, ayam kuat menang untuk ditumpuki taruhan yang besar mempunyai ciri-ciri seperti yang tertera dalam kitab primbon yang ditulis oleh Khoen Swie di Kediri, tahun 1950. Buku primbon tersebut merupakan  koleksi perpustakaan nasional(KPN) RI dalam cetakan kedua. Isinya menjelaskan" Ayam sang prabu brawijaya yang kuat menang dalam peraduan mempunyai ciri-ciri yang bisa anda lihat dalam tabel.
Warna Ayam
Ciri-Ciri dan Keterangan
Widho cepoko, bedrikowar
Sisik meliknya pecah atau mangot belakang
Wiring kuning
Sisik tlumpi, melik pecah atau mangot (ujungnya lancip)
Wiring kuning
Sisik tlumpitunggal, kuku, cucuk suluhan mata item
Habang srono
Sisik bajubranti, melik tiga bawahnya jalu
Habang srono
Sisik suhwesi, bergelang (hubet) diarah (kebetul) jalu
Habang srono rojo-rojo
Sisik melik mawut
Widho sloko
Sisik jawi-jawi, melik tiga di atas jalu
Blorok
Sisik gelangkono, di atas jalu bergelang
Hering galih
Sisik bandung bondowoso, bergelang diarah jalu, melik tiga dibawahnya jalu
Klawu kuwukmengkep
Sisik bergelang di atasnya jalu, melik tiga di bawahnya jalu
Klawu kaki item
Sisik bromokedali, bergelang diarah jalu, melik tiga dibawahnya jalu
Lurik, singomasangkolo
Sisik bergelang di arah jalu
Lurik, singomanebak
Ada sisiknya pecah diujungnya jari
Lurik, singomakutho
Sisik bergelang di arah jalu, sisik melik berhambur di atasnya jalu
Widho kaki item
Kaki ganjing asu, sisik melik pecah
Widho kaki item budug asu
melik tiga di atasnya jalu

Ayam Aduan
Ciri Fisik
Brumbung
Kaki bergelang (hubet) semua
pandito masang walat
Sisik kaki sikut utuh bunder
pandito 'mbanguntopo
Sisik kaki sikut utuh benjo
gurisang
Sisik kaki sikut malik
batu lapak
Sisik kaki bawahnya cakar (sisik di bawah cakar)
item kaki kuning
Tlumpi, sisik melik pecah atau mangot (ujungnya lancip)


Adapun untuk perawatan ayam bangkok aduan tersebut sebelum ayam diadu juga dilakukan perawatan khusus dengan cara sebagai berikut:

  • Menjelang ayam akan diadu kurang dari enam hari ayam diberi makan sarang burung walet dan lulur lembu/tulang belakang serta urat menjangan.
  • Untuk perawatan ayam setelah diadu ayam diberi makan cabe tiga butir yang dibakar kemudian dicelupkan minyak kelapa baru dimakankan.

Terkait dengan Ayam Aduan Menangan


Mungkin saja tentang keyakinan dari orang terdahulu banyak perbedaan dengan keyakinan zaman sekarang. Namun peda hakekatnya perbedaan tersebut mengandung tujuan yang sama dalam peraduan.

Sekian dulu sajian tentang Ciri Ayam Bangkok Aduan Menangan Zaman Prabu Brawijaya. Jangan lewatkan artikel menarik lainnya tentang Obat Ayam Aduan Bangkok Ngorok.

Trik Menang Adu Ayam Bangkok Menurut Primbon Jawa

Adu Ayam Bangkok Menurut Primbon Jawa


Dalam adu ayam, kemenangan bisa dicapai dengan hitungan hari sesuai hitungan jawa. Berikut akan kami sajikan Trik Menang Adu Ayam Bangkok dengan Primbon Jawa secara lengkap bagi anda yang ingin dan mau mempelajarinya.
Trik Menang Adu Ayam Bangkok Menurut Primbon Jawa

Menurut primbon jawa, sebuah hari mempunyai kekuatan dan keberuntungan masing-masing jika dikaitkan dengan tanggal jawa begitu juga dalam pertarungan. Sebuah pertarungan bisa mencapai kemenangan/keberuntungan apabila pada hari, tanggal dan hitungan yang sesuai (menurut primbon jawa). dan disajian kali ini saya akan pandu anda untuk melaksanakan Adu Ayam Bangkok Menurut Primbon Jawa. Hitungan semacam ini juga sudah biasa dilakukan oleh sebagian kecil para bebotoh yang menghitung tentang peraduan ayam dengan tujuan ayam aduan akan menang. Kalau difikir-fikir perhitungan semacam ini pasti ada hikmahnya karena kalau hitungan menurut primbon jawa hanya mengada-ada sudah pastilah nenek moyang dari dahulu hingga kini tidak menggunakan dan meyakini hitungan tersebut. Sebuah keyakinan memang kerap kali bisa mengubah pahit menjadi manis, namun dalam peraduan ayam hal itu bisa terjadi bisa juga hal itu tidak terjadi karena bagi yang tidak meyakininya pasti berfikiran "kalau itu bisa menang ngapain harus bawa ayam bagus untuk di adu". Begitulah kenyataannya di lapangan, Untuk melakukan perhitungan menurut primbon jawa  sangat mudah karena hanya menghafal nilai dari tanggal jawa tersebut. Jika anda ingin mengetahui hitungan jawa tersebut kami akan memberikan cara menghitung dengan primbon jawa tersebut seperti dibawah ini:

Warna Kaki Ayam
Jumlah Menurut Primbon Jawa
Dalam Bahasa Jawa
Berkaki Hitam
Bernilai: 5
Gangsal
Berkaki Putih
Bernilai: 7
Pithu
Berkaki dengan Motif Warna Hitam
Bernilai: 5
Gangsal
Berkaki Hijau / lumut
Bernilai: 5
Gangsal
Berkaki Kuning
Bernilai: 9
Songo

Hitungan menurut tabel diatas diatas merupakan hitungan warna menurut primbon jawa yang akan di adu yaitu warna kaki ayam aduan. Silahkan anda pahami terlebih dulu sebelum membaca tabel dibawah ini:


Hitungan Hari
Jumlah Menurut Primbon Jawa
Senin
Bernilai : 4
Selasa
Bernilai : 3
Rabu
Bernilai : 7
Kamis
Bernilai : 8
Jumat
Bernilai : 6
Sabtu
Bernilai : 9
Minggu
Bernilai : 5

Tabel diatas adalah tabel dari hitungan hari menurut primbon jawa. silahkan anda fahami terlebih dahulu sebelum melanjutkan ke tabel yang lainnya.

Tanggal Primbon Jawa
Nilai Primbon Jawa
Pon
7
Wage
4
Kliwon
8
Pahing
9
Legi
5

Tabeldiatas adalah nilai dari hitungan tanggal menurut primbon jawa

Tanggal Jawa
Tempat Keberuntungan


Wage
Cari tempat arah utara
Kliwon
Cari tempat arah pojok barat utara
Pahing
Cari tempat arah selatan
Legi
Cari tempat arah timur
Pon
Cari tempat arah barat

Tabel diatas adalah mengatur posisi tempat  pemilik/ pengadu ayam aduan untuk memperoleh kemenanga. kita lanjutkan pada tabel yang terakhir yaitu menentukan warna pakaian pemilik/pengadu ayam aduan.


Tanggal Jawa
Warna Pakaian
Pon
Kuning
Wage
Hitam
Kliwon
Putih atau Hitam
Pahing
Merah
Legi
Putih

Adapun cara menghitungnya sebagai berikut:

Apabila kita akan mengadu ayam yang berkaki kuning, (kaki kuning bernilai 9) maka cari hari dan tanggal yang sama sama bernilai 9 yaitu sabtu dan pahing (sabtu bernilai 9 dan pahing 9) nilai dari hari tersebut mempunyai nilai tertinggi dan tidak bisa diganti dengan hari lain. Dan jumlah dari nilai tersebut harus habis kalau dibagi 3 dan mempunyai hasil angka genap tidak menjadi angka lebih misalnya 9,2 atau 9,5 dan sebagainya. Jumlah dari ketiga nilai tersebut menjadi 27 dan angka 27 akan habis jika dibagi 3. kemudian setelah kita mendapat angka 27, langkah selanjutnya menghitung arah dari angka tersebut yang dimulai dari wetan/timur. Caranya 1=timur, 2=selatan, 3=barat, 4=utara, 5=timur, 6=selatan hitungan tersebut diteruskan berputar sampai pada hitungan ke 27 dan akan menghasilkan arah barat. Jadi dalam melepaskan ayam aduan harus dari arah barat dan menghadap ketimur dengan pakaian warna merah dikarenakan warna pahing adalah merah. Untuk tempat bebotoh/pemilik ayam aduan disebelah selatan, dikarenakan arah tempat pahing adalah selatan.

Saya akan memperjelas dengan contoh yang kedua: apabila ayam yang kita adu nanti mempunyai kaki hitam, kaki hitam mempunyai nilai 5 jadi kita mencari hari dan tanggal angka 5 yaitu Minggu dan legi dan dijumlahkan menjadi15. Angka 15 akan habis jika dibagi 3. Hari minggu dan legi tersebut bisa diganti dengan jumat dan wage, karena sama sama mempunyai nilai seperti minggu legi yaitu sama-sama 10. Kemudian dari hasil nilai 15 tadi kita akan mencari hari untuk melepas ayam aduan yaitu kita akan mendapat arah barat dan kita melepas ayam aduan menghadap ketimur. Untuk tempat dan pakaian silahkan mencarinya dalam tabel.

Yang Terkait Tentang Trik Menang Adu Ayam Bangkok dengan Primbon Jawa

1. Jamu Ayam Aduan Penambah Kekuatan Waktu di Adu
2. Foto Ayam Bangkok Aduan Juara
3. Ciri Ayam Aduan Bagus, Punya Kekuatan Mistik Bisa Menang

Nah cukup jelas kan sajian tentang Trik Menang Adu Ayam Bangkok Menurut Primbon Jawa, semoga artikel ini ada manfaatnya. Untuk menambah pengalaman lain tentang dunia ayam silahkan baca artikel menarik lainnya mengenai Trik Memilih Gandeng Adu Ayam.

Trik Memilih Gandeng Adu Ayam

Adu Ayam

Berikut dibawah merupakan Trik Memilih Gandeng Adu Ayam mengenai ayam berleher panjang, pendek, ataupun panjang taji dan ukuran badan dalam memilih lawan di tempat peraduan. Dalam memilih gandeng adu ayam merupakan sesuatu yang mementukan disebuah pertarungan karena kesalahan dalam pilihan menentukan gandeng adu ayam akan berakibat fatal.
Trik Memilih Gandeng Adu Ayam

Dalam sebuah adu ayam para bebotoh ataupun penghoby adu ayam diberikan kebebasan menentukan pilihan lawan dan sekaligus membuat keputusan dalam melaksanakan pertarungan. Oleh karena itu kita dituntut untuk mengerti dan memahami karakter ayam lawan bukan berarti kita harus mengintai dulu gaya main ayam lawan akan tetapi setidaknya kita bisa memprediksi kekuatan ayam lawan. Dalam memilih gandengan hindari jika ayam yang usisnya lebih tua antara kira kira selisih 4bulan keatas. Karena bagaimanapun ayam yang lebuh tua mempunyai otot lebih kuat dan mempunyai tulang yang lebih sempurna dibandingkan ayam muda. Berikut kesalahan yang sering terjadi dalam memilih gandeng:

Dalam memilih gandeng adu ayam, banyak terjadi dalam peraduan ayam muda mempunyai ukuran lebih besar mendapat lawan ayam tua (sehabis mabung) dengan ukuran taji sedikit lebih panjang dengan ukuran sedikit lebih kecil dan tubuh lebih padat. Dari pengalaman adu ayam walaupun ayam muda berhasil lebih unggul sampai dalam 3airan belum tentu menang jika tidak mempunyai pukulan mati. Oleh karena ayam yang usianya lebih tua akan mempunyai daya tahan dalam menerima pukulan lebih kuat dibandingkan ayam yang usianya lebih muda. untuk menghindari kuncian leher dari ayam lawan maka kita harus lebih hati-hati dalam mencari gandengan.

Adapun cara memilih gandeng dengan pertimbangan prediksi dan gaya tarung ayam lawan sebagai berikut:
  • Jika ayam kita mempunyai ciri ciri ayam dengan leher huruf r, badan tegap, paruh agak lurus(ayam cakut) bisa dicarikan gandengan dengan ayam dengan ciri-ciri leher panjang/pendek tidak masalah dengan bentuk leher yang sedikit agak lurus/condong, badan kurang tegap. Insaalloh ayam kita akan mudah dalam melakukan pukulan.
  • Jika ayam kita mempunyai ciri ciri ayam dengan leher huruf s, jangan di gandengkan dengan ayam yang mempunyai leher pendek, dan terlihat condong. 
  • Jika ayam kita mempunyai ciri ciri ayam dengan leher pendek agak lurus bisa digandengkan dengan ayam huruf r.

Walaupun pada dasarnya dilapangan, teori tersebut dapat pula berbalik sejalan dengan keberuntungan ataupun kualitas dari si ayam aduan, namun setidaknya kita ada usaha untuk membendungnya dan kalau bisa meraih kemenangan. Untuk mengetahui tentang karakter ayam aduan bisa anda baca pada postingan terdahulu. Dan mudah-mudahan artikel diatas bisa bermanfaat bagi penghoby ayam aduan khususnya bagi pemula.

sekian dulu sedikit artikel tentang Trik Memilih Gandeng Adu Ayam, jangan lewatkan artikel menarik lainnya mengenai Jamu Ayam Aduan Penambah Kekuatan Waktu di Adu.

Artikel yang terkait dengan Trik Memilih Gandeng Adu Ayam:

1. Foto Ayam Bangkok Aduan Juara
2. Ciri Ayam Aduan Bagus, Punya Kekuatan Mistik Bisa Menang
3. Ayam Birma Bagus Berkelas & Cirinya