Showing posts with label Ternak Ayam Aduan. Show all posts
Showing posts with label Ternak Ayam Aduan. Show all posts

Cara Mencetak Ayam Bangkok Supaya Kuat

Untuk mencetak ayam bangkok supaya kuat yang di perlukan adalah sebuah pengalaman, baik pengalaman dalam membesarkan, merawat dan melatihnya. Ayam bangkok yang kuat akan di tandai dengan tenaga ayam menjadi kuat dan tidak gampang lelah. Ayam bangkok yang kuat dan tangguh dapat di peroleh dengan cara merawat ayam mulai dari kecil sampai dewasa. Ayam yang di rawat sejak kecil akan lebih baik hasilnya jika de bandingkan dengan merawat ayam yang di mulai ketika ayam telah dewasa.
Cara Mencetak Ayam Bangkok Supaya Kuat

Untuk mendapatkan hasil secara maksimal tentang mencetak ayam bangkok kuat, lebih baik di mulai lebih awal dari kita melaksanakan ternak, dengan begitu kwalitas ayam akan terjamin karena ayam sudah mendapatkan perawatan mulai kecil. Adapun kelebihan tentang rawatan ayam dari kecil adalah ayam setelah dewasa akan mempunyai tulang dan susunan otot lebih kuat.

Cara Mencetak Ayam Bangkok

Adapun cara mencetak ayam bangkok supaya kuat yang di mulai dari awal adalah:

  1. Merawat ayam mulai dari merawat kedua indukan ayam bangkok
  2. Merawat anakan ayam bangkok
  3. Merawat ayam setelah dewasa

Merawat ayam mulai dari indukannya

Untuk mencetak ayam bangkok supaya kuat atau setelah dewasa menjadi kuat dan tidak mudah lelah, sebaiknya perawatan dilakukan mulai dari merawat indukannya, karena kedua indukanlah yang akan memberikan anakan yang akan kita rawat nanti. Adapun cara merawatnya dapat dimulai dari awal yaitu dari berternak.

Sebelum kita memulai ternak ayam bangkok, Terlebih dahulu kita harus mempunyai induk/babon dan jantan pilihan berketurunan ayam bangkok juara. Ok, sekarang saya akan memberitahu tentang Cara Berternak Ayam Bangkok Aduan Juara. Ayam Bangkok Aduan Juara yang akan di jadikan sebagai induk jantan harus pernah juara minimal 4x kemenangan. Sedangkan ayam Juara yang akan kita jadikan sebagai induk betina berasal dari keturunan juara yang di seleksi terlebih dahulu dengan cara di adu dengan ayam betina satu tetasan. Adapun kriteria induk babon yang berkwalitas seperti ini. Dan induk jantan yang berkwalitas disini.

Setelah kita memperoleh indukan jantan dan betina, Kita tinggal mengawinkan induk-induk Ayam Bangkok Aduan Juara tersebut. Induk harus di kawinkan dengan cara alami dan bukan dengan cara paksa ataupun dodokan. Karena walaupun berhasil mengawinkan dengan cara paksa atau dodokan hasilnya akan berbeda dibandingkan dengan cara alami. Mengapa demikian? Berdasar ke pengalaman kami yang 12 tahun berternak Ayam Juara, Anakan Ayam Juara hasil dari kawin dodokan banyak bermunculan anakan yang mempunyai sifat-sifat yang sangat jauh dari induk jantan dan induk betina. Dan anakan Ayam Juara dari hasil perkawinan alami, Hasil anakannya lebih dominan menyerupai induk jantan dan induk betina. Kemudian saya berkesimpulan bahwa kawin alami lebih baik hasilnya di banding dengan kawin dodokan.

Kemudian setelah induk ayam bangkok betina bertelur, Biarkan sibetina mengengkrami telurnya sendiri sampai menetaskan anakan-anakan calon juara. Ingat, Induk betina yang sedang mengengkarmi telurnya, Induk tersebut memerlukan ketenangan. Jangan sampai induk betina tersebut diganggu oleh ayam jantan atau ayam yang lain.

Merawat anak ayam bangkok

Dalam merawat anak ayam bangkok dengan tujuan setelah dewasa ayam bangkok menjadi kuat, sebaiknya di mulai dari anakan yang baru menetas. Setelah menetas, Tunggu anakan tersebut hingga dua hari dalam dekapan induk betina tersebut. Karena anakan yang baru menetas badan dan kakinya masih sangat lemas. Dikhawatirkan jika anakan tersebut langsung di pindah tempat sebelum menunggu dua hari setelah menetas, Akan mngganggu pertumbuhan pada tulang ayam dan juga bias jadi kaki-kaki ayam menjadi bengkok.

Setelah menunggu dua hari, Segera pindahkan anakan tersebut kekardus/box ukuran 30x40 untuk anakan berjumlah 8 sampai 10 anakan. Untuk tempat atau ukuran di sesuaikan dengan jumlah banyaknya anakan tersebut. Anakan anakan Ayam Juara tersebut berilah makan dengan foer ayam pedaging type 511 sampai usia 15 hari. Mengapa tidak diberi makan foer khusus untuk ayam aduan? Karena ayam usia kurang dari 15 hari masih membutuhkan protein dan lemak yang cukup tinggi. Kalau di beri foer khusus untuk ayam aduan, Dihawatirkan akan menghambat pertumbuhan. Dan jangan lupa anakan ayam tersebut diberi pemanas. Pemanas bisa juga menggunakan lampu/balon 5/10 watt, Tergantung luas dan jumlah anakan tersebut. Pastikan suhu dalam box/kardus tadi tidak terlalu panas dan juga tidak terlalu dingin. Amatilah jika anakan ayam mendekati lampu/balon atau mematuk balon, maka gantilah balon tersebut dengan ukuran watt yang lebih besar lagi. Dan jika anakan tersebut ber kumpul menjauhi dari pemanas lampu tersebut, gantilah pemanas balon tersebut dengan ukuran watt yang lebih kecil lagi. Dan jangan lupa tempat minum anakan ayam tersebut harus selalu terisi air yang di campur vitachick

Setelah usia anakan ayam bangkok aduan mencapai 15 hari, Gantilah pakan anakan ayam tersebut dengan foer untuk ayam aduan 591 yang dicampur basah dengan susu bayi. Kenapa harus diberi susu bayi? Karena ayam di usia ini mulai tumbuh bulu dan tulangnya. Sehingga di masa ini anakan ayam tersebut memerlukan vitamin dan mineral yang cukup tinggi. Sebagai pengalaman yang saya gunakan sampai sekarang jenis susu SGM 1, yang harganya terjangkau dan hasilnya cukup bagus, Ayam lebih agresif,lebih aktiv serta pertumbuhannya lebih cepat. Dan tempat minum harus selalu terisi air yang di campur vitachick.

Untuk merawat anak ayam bangkok setelah dewasa nanti ayam bangkok menjadi kuat dapat di cetak melalui perawatan dari anakan. adapun cara merawatnya adalah sebagai berikut:

Merawat Ayam Bangkok Usia 1bulan

Cara mencetak ayam bangkok supaya kuat, dari usia 1 bulan anak ayam telah mendapatkan perawatan dengan baik dengan cara;

Setelah anak Ayam Bangkok umur 1bulan anakan ayam di beri makan buatan pabrik dengan foer 591 yang di campur sengan susu bayi dan juga diselingi telur itik/ayam kampung tiap 2minggu sekali dengan air minum yang di campur dengan vitamin/mineral/Vithachick. Dan di usia 1-bulan ini pula anakan ayam sudah dapat dipindahkan kekandang yang terbuat dari kawat atau kandang yang terbuat dari bambu, Dengan tujuan supaya kotoran berjatuhan kebawah, Sehingga kebersihan kandang tetap terjaga. Dan jangan lupa ayam di usia 1bilan masih membutuhkan kehangatan/lampu/balon. Perawatan dan pemberian pakan seperti ini dilakukan sampai mencapai umur 3bulan. Setelah ayam Bangkok umur 3bulan, Ayam dirawat dengan cara sebagai berikut:

Merawat anak ayam usia 3bulan

Adapun cara mencetak ayam bangkok supaya kuat di usia 3 bulan ayam dirawat dengan cara sebagai berikut:

Menginjak usia anak ayam telah mencapai 3bulan ayam masih di beri makan dengan foer 591/592 saja. Yang di selingi dengan Jangkrik setiap harinya. 1 ekor anakan ayam biasanya saya beri 8ekor jangkrik untuk pagi dan sore sampai usia 4bulan. Pagi 4ekor dan sore 4ekor jangkrik. Hasilnya, Ayam akan tumbuh lebih agresif dan lebih aktiv serta ayam lebih cerdik. Dibanding dengan anakan yang di beri makan dengan foer saja. Di usia 3bulan ini biasanya bakat anakan Ayam Juara juga sudah mulai kelihatan dan ayam juga bisa segera disortir untuk menghemat biaya. Karena dalam satu tetasan, Anakan yang berbakat biasanya Cuma 1/2ekor saja. Cara penyortirannya dapat di lakukan dengan cara atau disini kami menyebutnya dengan istilah CT.

Setelah penyortiran selesai, Segera pindah tempatkan anakan yang tidak berbakat itu ketempat lain. Karena dari pengalaman kami anakan tersebut di pelihara sampai dewasapun ayam akan tetap bodoh, Kurang bagus mainnya serta ayampun mudah sekali dipatuk dan di pukul. Jadi penyortiran ini bisa sedikit mengurangi biaya pembesaran anakan-anakan calon juara. Namun saya ingatkan; Untuk penyortiran seperti ini hanya bertujuan untuk memperoleh anakan calon juara yang lebih bagus dari kedua induknya dan lebih bagus dari sodara satu tetasannya. Untuk megetahuinya lebih lanjut silakan anda untuk mencobanya. Namun jika tujuan berternak hanya untuk memperbanyak ayam Bangkok asal asalan atau untuk dunia pasar, Penyortiran seperti ini tidak perlu di lakukan.

Baik untuk di baca selanjutnya tentang merawat ayam bangkok dewasa adalah membaca: Cara merawat ayam bangkok

Sekian dulu artikel tentang Cara Mencetak Ayam Bangkok Supaya Kuat, mudah-mudahan dapat menambah wawasan baru tentang cara mencetak dan merawat ayam. Jangan lupa setelah membaca artikel tersebut jangan lewatkan artikel menarik lainnya tentang Memilih Ayam Juara.

Memilih Ayam Betina Berkualitas

Ayam Betina Berkualitas

Memilih Ayam Betina Berkualitas

Memilih Ayam Betina Berkualitas untuk di jadikan induk atau untuk di peroleh keturunannya bukanlah sesuatu yang mudah karena ayam betina yang kita jadikan induk nanti di harapkan keturunannya seperti yang kita inginkan. Misalkan saja kalau kita menginginkan gaya pukulan ayam seperti jago kita sebut saja sebagai (a) kita harus mempunyai anak betina dari hasil perkawinan dari jago (a) tersebut, jangan mencari keturunan dari dari anak jantan dari perkawinan jago (a) tersebut, karena anakan jantan dari perkawinan jago (a) tersebut kebanyakan 50% anak ayam mirip babon dan 50% mirip pacek/jago. Kalaupun ada yang mirip jago (a) tersebut kemungkinan besar yang mirip fisik dan solahnya saja sedangkan gaya tarung dan pukulannya tetap pada kemiripan induk/babonnya, kalau mentalnya bisa saja dari pacek ataupun babonnya. Namun bagaimana cara mengetahui bahwa anakan betina itu mirip bapaknya atau paceknya? Sedangkan ayam yang kita pelihara berusia kurang lebih di bawah 5 bulan? Caranya sebagai berikut:

1. Anak betina harus mirip secara fisik. Apabila dalam satu tetasan anakan -anakan belum ada yang mirip paling enggak 80% kita harus memilih anakan dari tetasan berikutnya entah itu dari tetasan ke-2, atau ke-3 sampai kita temukan anakan betina yang mirip dengan bapaknya. Karena gaya tarung ayam aduan ditentukan dari fisik ayam itu sendiri. Sebagai contoh, Ayam dengan ciri fisik dengan tubuh diwaktu berdiri tegak lebih dari 45derajat, dengan leher huruf r dengan jari kaki sedikit menjinjit, maka sudah dapat di prediksi bahwa ayam tersebut main kontrol atas.

2. Warna bulu. Warna bulu ayam dalam pemilihan anakan yang akan di jadikan sebagai induk tidak usah mempertimbangkan warna bulunya, entah itu berbulu seperti induknya betinanya ataupun jantannya

3. Jika kita sudah memperoleh ciri-ciri seperti diatas itu. berarti kita sudah siap untuk merawatnya dan dikemudian hari kita ambil keturunannya. Yang berarti ayah dari calon induk betina itu siap di lahirkan kembali. dengan catatan kita akan memperoleh type dan gaya pukulannya saja. Adapun solah tekniknya biasanya akan lahir dari dari sang jantan atau hasil perkawinan itu sendiri. Dan jika ada yang mirip dengan induk betinanya entah itu teknik dan gaya pukulannyab bahkan bisa mirip mencapai 99%, biasanya ayam akan lemah nafas atau ngos-ngosan diwaktu bertarung. Sekalilagi itu merupakan survei dari pengalamanku yang sudah bertahun-tahun mendalami tatacara beternak ayam aduan dengan benar.Untuk lebih jelasnya silakan sobat mencobanya sendiri. Selebihnya saya meminta maaf apabila ada kesalahan dalam pengetikan artikel tersebut.

Sekian dulu artikel mengenai cara Memilih Ayam Betina Berkualitas, baca artikel selanjutnga tentang  Ciri-Ciri Ayam Bangkok Pukul Mati