Cara Berternak Ayam Bangkok Untuk Mencetak Ayam Berkwalitas


Berikut akan saya uraikan tentang cara berternak ayam bangkok untuk mencetak bibit unggul anak ayam yang berkwalitas. Cara berternak ayam bangkok tidaklah sulit jika sudah mengetahuinya namun bagi anda yang belum mempunyai pengalaman tentang cara berternak ayam bangkok, ternak ayam bangkok juga tidak bisa di anggap mudah, karena selain belum mengetahui caranya, dalam ternak ayam bangkok juga harus disertai dengan pengalaman karena ternak ayam bangkok tidak hanya membesarkan saja tetapi di tuntut untuk mencetak ayam yang berkwalitas.

Sebelum kita memulai ternak Ayam Bangkok, Terlebih dahulu kita harus mempunyai induk/babon dan jantan pilihan berketurunan ayam bangkok juara. Ayam Bangkok yang akan di jadikan sebagai induk jantan harus pernah juara minimal 4x kemenangan supaya ada jaminan untuk anakannya nanti. Namun jika dalam ternak bertujuan hanya untuk memperbanyak ayam saja dan bukan untuk di jadikan sebagai ayam petarung, indukan ayam jantan cukup berumur minimal 7bulan. Sedangkan ayam Bangkok yang akan kita jadikan sebagai induk betina berasal dari keturunan juara yang di seleksi terlebih dahulu dengan cara di adu dengan ayam betina satu tetasan. Adapun kriteria induk babon yang berkwalitas seperti ini. Dan induk jantan yang berkwalitas disini.

Cara Berternak

Berikut langkah-langkah berternak ayam bangkok berkwalitas:

Cara berternak ayam bangkok yang pertama yaitu; Setelah kita memperoleh indukan jantan dan betina, Kita tinggal mengawinkan induk-induk tersebut. Induk harus dikawinkan dengan cara alami dan bukan dengan cara paksa ataupun dodokan. Karena walaupun berhasil mengawinkan dengan cara paksa atau dodokan hasilnya akan berbeda dibandingkan dengan cara alami. Mengapa demikian? Berdasar ke pengalaman kami yang 12 tahun berternak ayam Bangkok, Anakan Ayam Bangkok hasil dari kawin dodokan banyak bermunculan anakan yang mempunyai sifat-sifat yang sangat jauh dari induk jantan dan induk betina. Dan anakan ayam Bangkok dari hasil perkawinan alami, Hasil anakannya lebih dominan menyerupai induk jantan dan induk betina. Kemudian saya berkesimpulan bahwa kawin alami lebih baik hasilnya di banding dengan kawin dodokan.

Cara berternak ayam bangkok yang  kedua yaitu; setelah induk betina bertelur, Biarkan sibetina mengengkrami telurnya sendiri sampai menetaskan anakan-anakan calon juara. Ingat, Induk betina yang sedang mengengkarmi telurnya, Induk tersebut memerlukan ketenangan. Jangan sampai induk betina tersebut diganggu oleh ayam jantan atau ayam yang lain.

Cara berternak ayam bangkok yang yang ketiga yaitu; Setelah menetas, Tunggu anakan tersebut hingga dua hari dalam dekapan induk betina tersebut. Karena anakan yang baru menetas badan dan kakinya masih sangat lemas. Dikhawatirkan jika anakan tersebut langsung di pindah tempat sebelum menunggu dua hari setelah menetas, Akan mngganggu pertumbuhan pada tulang ayam dan juga bias jadi kaki-kaki ayam menjadi bengkok.

Cara berternak ayam bangkok yang keempat adalah; Setelah menunggu dua hari, Segera pindahkan anakan tersebut kekardus/box ukuran 30x40 untuk anakan berjumlah 8 sampai 10 anakan. Untuk tempat atau ukuran di sesuaikan dengan jumlah banyaknya anakan tersebut. Anakan anakan tersebut berilah makan dengan foer ayam pedaging type 511 sampai usia 15 hari. Mengapa tidak diberi makan foer khusus untuk ayam aduan? Karena ayam usia kurang dari 15 hari masih membutuhkan protein dan lemak yang cukup tinggi. Kalau di beri foer khusus untuk ayam aduan, Dihawatirkan akan menghambat pertumbuhan. Dan jangan lupa anakan ayam tersebut diberi pemanas. Pemanas bisa juga menggunakan lampu/balon 5/10 watt, Tergantung luas dan jumlah anakan tersebut. Pastikan suhu dalam box/kardus tadi tidak terlalu panas dan juga tidak terlalu dingin. Amatilah jika anakan ayam mendekati lampu/balon atau mematuk balon, maka gantilah balon tersebut dengan ukuran watt yang lebih besar lagi. Dan jika anakan tersebut ber kumpul menjauhi dari pemanas lampu tersebut, gantilah pemanas balon tersebut dengan ukuran watt yang lebih kecil lagi. Dan jangan lupa tempat minum anakan ayam tersebut harus selalu terisi air yang di campur vitachick

Setelah usia anakan mencapai 15 hari, Gantilah pakan anakan ayam tersebut dengan foer untuk ayam aduan 591 yang dicampur basah dengan susu bayi. Kenapa harus diberi susu bayi? Karena ayam di usia ini mulai tumbuh bulu dan tulangnya. Sehingga di masa ini anakan ayam tersebut memerlukan vitamin dan mineral yang cukup tinggi. Sebagai pengalaman yang saya gunakan sampai sekarang jenis susu SGM 1, yang harganya terjangkau dan hasilnya cukup bagus, Ayam lebih agresif,lebih aktiv serta pertumbuhannya lebih cepat. Dan tempat minum harus selalu terisi air yang di campur vitachick.

Cara merawat ternakan

Setelah anak Ayam Bangkok umur 1bulan anakan ayam diberi makan buatan pabrik dengan foer 591 yang di campur sengan susu bayi dan juga diselingi telur itik/ayam kampung tiap 2minggu sekali dengan air minum yang di campur dengan vitamin/mineral/Vithachick. Dan di usia 1-bulan ini pula anakan ayam sudah dapat dipindahkan kekandang yang terbuat dari kawat atau kandang yang terbuat dari bambu, Dengan tujuan supaya kotoran berjatuhan kebawah, Sehingga kebersihan kandang tetap terjaga. Dan jangan lupa ayam di usia 1bulan masih membutuhkan kehangatan/lampu/balon. Perawatan dan pemberian pakan seperti ini dilakukan sampai mencapai umur 3bulan. Setelah Ayam Bangkok umur 3bulan, Ayam dirawat dengan cara sebagai berikut:

Merawat Ayam Bangkok Usia 3bulan

Menginjak usia Ayam Bangkok 3bulan ayam masih diberi makan dengan foer 591/592 saja. Yang di selingi dengan Jangkrik setiap harinya. 1 ekor anakan ayam biasanya saya beri 8ekor jangkrik untuk pagi dan sore sampai usia 4bulan. Pagi 4ekor dan sore 4ekor jangkrik. Hasilnya, Ayam akan tumbuh lebih agresif dan lebih aktiv serta ayam lebih cerdik. Dibanding dengan anakan yang di beri makan dengan foer saja. Di usia 3bulan ini biasanya bakat anakan ayam juga sudah mulai kelihatan dan ayam juga bisa segera disortir untuk menghemat biaya. Karena dalam satu tetasan, Anakan yang berbakat biasanya Cuma 1/2ekor saja. Cara penyortirannya dapat dilakukan dengan cara atau disini kami menyebutnya dengan istilah CT. Setelah penyortiran selesai, Segera pindah tempatkan anakan yang tidak berbakat itu ketempat lain. Karena dari pengalaman kami anakan tersebut di pelihara sampai dewasapun ayam akan tetap bodoh, Kurang bagus mainnya serta ayampun mudah sekali di patuk dan di pukul.

Jadi penyortiran ini bisa sedikit mengurangi biaya pembesaran anakan-anakan calon juara. Namun saya ingatkan; Untuk penyortiran seperti ini hanya bertujuan untuk memperoleh anakan calon juara yang lebih bagus dari kedua induknya dan lebih bagus dari sodara satu tetasannya. Untuk megetahuinya lebih lanjut silakan anda untuk mencobanya. Namun jika tujuan berternak hanya untuk memperbanyak ayam Bangkok asal asalan atau untuk dunia pasar, Penyortiran seperti ini tidak perlu di lakukan.

Demikianlah sajian kali ini tentang Cara Berternak Ayam Bangkok Berkwalitas, semoga bermanfaat dan bisa menambah pengetahuan tentang cara berternak ayam bangkok. jangan lewatkan sajian menarik lainnya tentang ayam bangkok bagus di masa ini.

Ayam Bangkok

No comments:

Post a Comment